Thresher SharksAbout the population vulnerability and it's data

“Jumlahku terus menurun,
bantu aku agar tetap hidup di habitatku
di Selat Pantar dan Laut Indonesia.”


80%

Penurunan jumlah Hiu Tikus selama 10 tahun terakhir

50%

Sebagai tangkapan sampingan pada perikanan tuna

±US$ 13JT

Per tahun sebagai atraksi wisata selam

Sumber: Laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan (2016) dan Cruz, C (2016)

Thresher Shark (Hiu Tikus)
Alopias pelagicus

Masuk kategori “Vurnerable” dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau kategori “rentan mengalami kepunahan”

Dilindungi dalam Permen KP No. 26 Tahun 2013 & Termasuk dalam daftar CITES Appendix II sebagai jenis yang dilarang diekspor

Scientific Classification

Class

Chondrichthyes

Order

Lamniformes

Family

Alopiidae

Genus

Alopiidae



ADDRES

Thresher Shark Project Indonesia
Alor Island, East Nusa Tenggara
Indonesia
[email protected]

ABOUT

Thresher Shark Project Indonesia was founded in 2018 and initially supported by the Conservation Leadership Programme for Asia Pacific Region. Our work aiming to protect endangered pelagic thresher shark (Alopias pelagicus) in Alor Island, Indonesia through investigating the critical habitat, socio-economic importance of the species for the community and conservation outreach to local schools. We combine research and community engagement to inform policy decision for local protection of the species.

           
Copyright © 2019 Thresher Shark Project Indonesia